Rabu, 15 September 2010

OMFALOKEL

masih dari makalah remedial IKA, kali ini tentang omfalokel, keadaan dimana bayi lahir dengan isi perut berada di luar. serem? emang. simak yuuu.


OMFALOKEL

Pengertian
Omfalokel merupakan kelainan berupa prostusi isi rongga perut ke luar dinding perut sekitar umbilicus, benjolan terbungkus dalam satu kantong. Dalam pengertian lain dikatakan bahwa omfalokel adalah penonjolan dari usus atau isi perut lainnya melalui akar pusar yang hanya dilapisi oleh peritoneum (selaput perut) dan tidak dilapisi oleh kulit.

Epidemiologi
Omfalokel terjadi pada 1 dari 5.000 kelahiran. Kasus ini dapat terlihat dari luar melalui selaput peritoneum yang tipis dan transparan (tembus pandang).

Etiologi
Penyebabnya tidak diketahui. Pada 25-40% bayi yang menderita omfalokel, disertai oleh kelainan bawaan lainnya, seperti kelainan kromosom, hernia diafragmatika dan kelainan jantung. Omfalokel dapat terjadi apabila kedua lipatan ektomesoderm lateral gagal bertemu di garis tengah abdomen antara minggu ketiga sampai keempat. Akibatnya, isi abdomen ditutupi hanya oleh kantong tipis berlapis dua yang terdiri dari amnion dan peritoneum, dan tali pusat berinsersi ke apeks kantung tersebut. Kelainan ini diakibatkan oleh aneuploidi pada 35 -65 % terutama trisomi 13,18, dan 20. Omfalokel dapat terjadi sebagai bagian dari suatu sindrom genetic, misalnya sindrom beckwith-weidemann atau pentalogis Cantrell (callen ,1994). Omfalokel juga disebabkan oleh anomali mayor lain pada 50-70% kasus. Romero dkk.(1988) melaporkan kelainan jantung(45%), anomaly genitauriner (40%), dan cacat tabung syaraf (40 %). Karena itu prognosis ditentukan tidak saja oleh ukuran cacat, tetapi juga etiologi dan kelainan yang menyertai. Ditemukannya omfalokel mengharuskan dilakukannya evaluasi janin yang lengkap, termasuk penentuan kariotipe.

ingin tau lebih banyak? klik di sini

Tanda dan Gejala
Terdapatnya usus dan organ perut lainnya yang menonjol keluar dinding perut di sekitar umbilicus. Lubang yang terbentuk bervariasi, tergantung kepada besarnya lubang di pusar. Jika lubangnya kecil, mungkin hanya usus yang menonjol tetapi jika lubangnya besar, hati juga bisa menonjol melalui lubang tersebut.

Patofisiologi
Pada janin usia 5 – 6 minggu isi abdomen terletak di luar embrio di rongga selom. Pada usia 10 minggu terjadi pengembangan lumen abdomen sehingga usus dari extra peritoneum akan masuk ke rongga perut. Bila proses ini terhambat maka akan terjadi kantong di pangkal umbilikus yang berisi usus, lambung kadang hati. Dindingnya tipis terdiri dari lapisan peritoneum dan lapisan amnion yang keduanya bening sehingga isi kantong tengah tampak dari luar, keadaan ini disebut omfalokel.

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, dimana isi perut terlihat dari luar melalui selaput peritoneum atau tampak kantong yang berisi usus dengan atau tanpa hati di garis tengah pada bayi yang baru lahir.

Komplikasi
Komplikasi dini merupakan infeksi pada kantong yang mudah terjadi pada permukaan yang telanjang. Kelainan kongenital dinding perut ini mungkin disertai kelainan bawaan lain yang memperburuk prognosis

Penatalaksanaan
Tindakan yang dapat dilakukan ialah dengan melindungi kantong omfalokel dengan cairan anti septik misalnya betadin dan menutupnya dengan kain dakron agar tidak tercemar. Setelah itu segera melaksanakan persiapan untuk merujuk ke Rumah Sakit untuk segera dilakukan pembedahan menutup omfalokel agar tidak terjadi cedera pada usus dan infeksi perut.

ingin tau lebih banyak? klik di sini

1 komentar:

  1. mbak... ni kami bru msk askeb neonatus...msh bisa g sembuh klw bayi penderita omfolakel itu?????

    BalasHapus

YANG KOMEN DAPAT PAHALA :) KECUALI SPAM :P